Pernah merasa baru gajian tapi udah mau habis? atau sudah kerja keras siang dan malam tapi tabungan segitu-gitu aja? itu pertanda harus mengubah gaya hidup mulai sekarang. Salah satu gaya hidup yang sedang tren belakangan ini adalah frugal living. Bagi yang belum tahu, frugal living merupakan gaya hidup yang lebih mengutamakan pengeluaran secara bijak. Kata bijak berarti memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan dari dompet atau tabungan dipakai seefektif mungkin.
Dalam menerapkan frugal living tentunya harus mengutamakan kebutuhan terlebih dahulu dibandingkan dengan keinginan. Tujuannya adalah untuk menghindari pemborosan sehingga sisa uang yang tidak dipakai dapat ditabung dan juga berinvestasi untuk masa depan. Bagi yang tertarik, di bawah ini ada beberapa tips penting dalam menerapkan konsep frugal living.
Bikin rencana keuangan dengan jelas
Ketika menerapkan konsep frugal living maka di awal harus membuat rencana keuangan dengan jelas. Bukan hanya jelas tetapi juga mesti realistis menyesuaikan dengan realita yang ada. Di dalam rencana keuangan terdapat uang masuk dan juga uang keluar sehingga bisa tahu kemana saja uang mengalir. Setelah memperoleh gambaran yang jelas, selanjutnya bikin anggaran bulanan. Pastikan prioritaskan kebutuhan pokok berupa makan, tempat tinggal, hingga transportasi. Alokasikan juga sebagian pemasukan untuk ditabung atau diinvestasikan yang bermanfaat untuk masa depan.
Menerapkan prinsip 30 hari
Salah satu tips efektif dalam frugal living adalah menerapkan prinsip 30 hari. Salah satu prinsip yang mengharuskan seseorang menunggu selama 30 hari sebelum membeli barang atau produk yang tidak termasuk kategori kebutuhan pokok. Selama masa tunggu, tanyakan pada diri sendiri apakah benar-benar membutuhan produk tersebut? atau ada alternatif yang lebih murah? Tujuan menerapkan prinsip ini adalah menghindari pembelian impulsif sekaligus mengajarkan setiap orang untuk menghargai uang yang ingin dibelanjakan.
Manfaatkan transportasi umum
Transportasi umum di kota-kota besar bisa menjadi pilihan tepat untuk menerapkan konsep frugal living. Dibanding harus menggunakan kendaraan pribadi dengan biaya besar, ada baiknya manfaatkan transportasi umum di setiap daerah seperti angkot, bus, hingga kereta. Cara ini bisa menghemat uang lebih banyak dan juga bisa membantu mengurangi kemacetan di jalan serta polusi dari asap kendaraan.
Masak makanan sendiri
Selanjutnya cobalah untuk mulai memasak makanan sendiri dibanding harus beli makan di luar atau pesan online. Caranya cukup mudah yaitu dengan merencanakan menu mingguan kemudian belanja bahan mentah sesuai dengan menu tersebut. Selain terbukti lebih hemat, masak makanan sendiri di rumah dipastikan lebih higienis dan juga mengatur kandungan gizi dengan baik.
Hindari utang yang konsumtif
Dalam konsep frugal living, utang tentu diperbolehkan dengan syarat untuk hal-hal penting dan bukan untuk konsumtif. Sebaiknya hindari meminjam uang untuk hal-hal yang sifatnya konsumtif seperti liburan atau hiburan. Alasannya karena jenis utang seperti ini menawarkan suku bunga yang tinggi sehingga bisa mengganggu kondisi finansial secara keseluruhan.
Jangan lupakan asuransi
Tips selanjutnya yang sangat penting adalah jangan lupakan asuransi karena bisa menjadi benteng perlindungan atau proteksi. Jangan sampai sudah menerapkan frugal living namun hasilnya tidak sesuai rencana karena harus mengeluarkan uang dalam jumlah banyak dalam kondisi darurat seperti PHK, sakit, atau yang lainnya.
Apalagi sekarang sudah banyak produk BCA Life yang menyesuaikan kebutuhan setiap orang. Ada produk asuransi khusus penyakit kritis, kecelakaan, kesehatan, hingga asuransi jiwa. Bahkan BCA Life menyediakan layanan rider agar setiap orang bisa memperoleh asuransi secara lengkap tanpa hambatan, beli asuransi BCA Life untuk proteksi sekarang juga.
